Tuesday, July 26, 2011

[An article without title]

Bismillahirahmanirrahim..

Assalamualaikum wbt.

Apa khabar jasmani? rohani? fizikal? dan emosi? pembaca-pembaca yang di rahmati Allah sekalian..
Syukur kepada Allah atas nikmat2 yang dikurniakan kepada hamba-hambaNya yang tidak terhitung nilainya sekalipun ia berbentuk musibah..alhamdulillah.

Selepas sebulan tidak di'update' blog ni kerana kekangan masa dan hal-hal lain, hari ni buka dan baca kembali 'post2' terdahulu dan terlintas di hati "panjangnya artikel untuk 2 'recent post' ni, mesti ada yang bosan/kurang berminat membaca sampai ke penghujung..huhu, maaf buat pembaca2 yang cepat berasa kebosanan..hehe, bagi saya kalau dah semangat untuk membaca, menambah ilmu, membuang kejahilan tu ada, panjang sepanjang lebuh raya utara selatan pun kita tetap sabar membaca..[wah, exaggerate la plak =)]

Erm, kali ni set tak nak tulis panjang-panjang, tapi tengoklah hasilnya nanti macam mana..hehe

Sedar tak sedar dah nak Ramadhan 1432H..
2.185. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur
sejauh manakah persiapan kita? masih adakah hari yang belum diganti? mahukah Ramadhan yang dilalui nanti hanya sekadar menahan lapar dan dahaga?


Imam Ghazali mengklasifikasi puasa menjadi 3 strata atau tingkatan:
Strata 1: Puasa Awam/umum ( Kelas Ekonomi)
- Puasa ini dilakukan oleh sebagian besar orang. Puasanya hanya menahan makan, minum dan hawa nafsu. 
Strata 2: Puasa Khusus (kelas VIP)
- Puasa bukan saja menahan lapar, dahaga dan hawa nafsu, namun puasa diiringi dengan menjaga pendengaran, penglihatan, lidah/mulut, kaki dan tangan untuk tidak melakukan kemaksiatan seperti menahan pendengaran dari perkataan keji, hibah dan sejenisnya. 
Strata 3: Puasa Khusus yang dikhususkan ( kelas Eksekutif)
- Puasa ini merupakan strata tertinggi, karena puasa yang mengintegrasikan puasa strata1, strata 2 dan mengonsentrasikan hatinya untuk terus mendekatkan diri padaNYa.
~jom persiapkan diri kita semua untuk mencapai puasa strata3..insyaAllah
siapa x nak pergi syurga Allah naik 'flight' kelas eksekutif?

..refleksi diri, koreksi hati..dgn hati yang bersih, manisnya iman dirasai, pahitnya dosa dijauhi..
Sebagai penutup 'post' kali ini, jom amalkan doa ini :
"Ya Allah, kurniakanlah jiwa ini ketakwaan,bersihkanlah jiwa ini, engkaulah sebaik-baik membersihkan jiwa, engkaulah sebaik-baik perlindungannya dan empunyanya"

No comments: