Sunday, March 25, 2012

Its only in women~

Bismillahirrahmanirrahim..

Alkisah bermula, dulu masa kecil kalau tengok orang yang menyusui anak dia, mesti terlintas di fikiran macam mana la susu boleh keluar dari badan mak dia. Apa mechanism, macam mana air yang keluar warna putih? Pelbagai persoalan timbul,child curiosity tinggi la katakan. Beberapa minggu sebelum berakhirnya Gastrointestinal sistem (GIS) di sem 6 ni, ada satu case tentang malnutrition. Allah mengizinkan saya mendapat learning issue tentang lactation sebab baby dalam case ini di awal usianya tidak mendapat exclusive breastfeeding.
Membuka dan membaca buku Guyton Medical Physiology pada pagi itu, membuat diri saya kagum dengan ciptaan Allah Yang Maha Hebat ini. Bermillion sel dalam badan kita diatur oleh Allah supaya sinergis bekerja antara satu sama lain untuk menghasilkan keseimbangan. Subhanallah. Secara asasnya proses penghasilan susu  hanyalah berbasis kepada pengawalan hormon estrogen, progesteron, oxytocin dan prolactin. Jom tengok video ni, sedikit sebanyak menjawab persoalan saya.

When the baby sucks its mother's breast, a hormone called oxytocin compels the milk to flow from the alveoli by causing contraction of secretory cells in the alveoli through the ducts (milk canals) into the sacs (milk pools) behind the areola and then into the baby's mouth.
Komposisi air susu ibu juga adalah yang terbaik berbanding dengan susu formula. Untuk ibu-ibu atau bakal ibu, oxytocin akan di inhibit oleh rasa takut atau tidak confident, so bila ini berlaku susu tidak dapat di secrete dari lactiferous duct dan anak tidak mendapat susu ibu yang secukupnya. Jadi, be a happy mother kerana dengan menyusu dapat mengeratkan/menambah kasih sayang antara ibu dan anak.

Dr. di tutorial pernah kata instinct seorang ibu terhadap anaknya itu adalah kerana breastfeeding yang diberikan masa kecil. Bila rindu mak kita, mak kita pun sebenarnya rindu kita. Bila kita sakit, mak kita dapat rasakan, x perlu sembunyi. Bila kita dalam kesusahan, mak kita lebih megetahui sebelum kita sempat memberitahunya. Allah juga telah berfirman :

"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma´ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian...."(QS 2:233)

So, proud to be a muslimah, proud to be a mother. Jadilah kita hamba yang bersyukur ;)

No comments: